KONSTURISASI TAMPILAN
Sedang
MENU UTAMA
← KEMBALI KE RINGKASAN

Yesus bin Sirakh

Bab 33 : 1-33

1 Orang yang takut akan Tuhan OO tidak kena malapetaka, sebaliknya bahkan di dalam pencobaan ia terus diluputkan-Nya. 2 Orang bijak tidak membenci hukum Taurat, tetapi orang yang munafik terhadapnya merupakan sebuah perahu dalam taufan. 3 Orang yang berpengertian akan percaya pada hukum Taurat, dan Taurat adalah kepercayaannya sama seperti firman dari undi suci. 4 Siapkanlah pidatomu maka akan didengarkan, susunlah wejanganmu dahulu dan kemudian hendaklah menjawab. 5 Batin orang bodoh sama seperti roda kereta, dan pikiran-pikirannya merupakan poros yang berputar.

6 Kawan yang suka mencemoohkan adalah seperti kuda yang gasang, ia meringkik di bawah setiap penunggang. Kebijaksanaan Tuhan dalam ciptaan-Nya 7 Mengapa hari yang satu melebihi yang lain, walaupun sepanjang tahun cahaya datang dari matahari yang sama? 8 Karena pikiran Tuhan diperbedakan, dan Dialah yang memperlainkan musim dan hari raya. 9 Beberapa di antaranya ditinggikan serta disucikan oleh-Nya, sedangkan yang lain-lain dijadikan-Nya hari biasa. 10 Segala manusia berasal dari tanah liat, dan Adam diciptakan dari tanah.

11 Namun demikian dalam kebijaksanaan-Nya yang besar Tuhan membedakan mereka, dan menetapkan pelbagai jalan bagi mereka. 12 Beberapa di antaranya diberkati dan ditinggikan Tuhan, dan Iain-lain lagi disucikan oleh-Nya dan didekatkan kepada diri-Nya, sedangkan beberapa dikutuk serta direndahkan, bahkan diusir dari tempat tinggalnya oleh Tuhan. 13 Seperti tanah liat di tangan penjunan, sebab segenap tingkah laku-Nya sesuai dengan perkenanan-Nya demikianlah manusia di tangan Penciptanya untuk memberikan kepada mereka menurut keputusan-Nya. 14 Yang berhadapan dengan yang jahat ialah yang baik, dan kehidupan berhadapan dengan maut. Demikianpun orang yang berdosa berhadapan dengan orang yang takwa. 15 Pandanglah semua buatan Yang Mahatinggi: semuanya berpasang-pasang, yang satu berhadapan dengan yang lain.

16 Aku sendiri sebagai yang terakhir berjaga-jaga, seperti orang yang memungut di belakang pemetik buah anggur. 17 Karena berkat Tuhan aku tampil kedepan, dan seperti pemetik buah anggur kuisi pasuku. 18 Sesungguhnya aku tidak melulu bersusah payah guna diriku sendiri, melainkan guna semua orang yang mencari pengajaran. 19 Hai para pembesar umat, dengarkanlah aku, hendaklah memperhatikan, hai para pemimpin jemaah. 20 Anak, isteri, saudara atau kawan jangan kaubiarkan berkuasa atas dirimu sepanjang umur hidupmu. Jangan menyerankan harta milikmu kepada orang lain, nanti engkau mesti menyesal dan memintanya kembali.

21 Selama engkau masih hidup dan masih ada nafas di dalam dirimu jangan mengalihkan tempatmu kepada siapapun. 22 Sebab lebih baiklah anak-anakmu meminta kepadamu dari pada engkau sendiri mesti mengindahkan tangan anak-anakmu. 23 Hendaklah berkuasa dalam segala urusanmu, dan jangan menodai nama baikmu. 24 Pada saat sudah genaplah umur hidupmu, pada hari ajalmu bagikanlah warisanmu. 25 Rumput kering, tongkat dan beban bagi keledai, roti, siasat dan kerja bagi hamba.

26 Suruhlah budakmu bekerja, maka kaudapat istirahat; kalau tangannya kaubiarkan bermalas, niscaya ia mencari kemerdekaan. 27 Kuk dan kekang membungkukkan tengkuk, dan aniaya dan siksa adalah serasi dehgan hamba yang jahat. 28 Bebankanlah pekeijaan kepada budakmu, sehingga ia tidak menganggur, sebab pengangguran mengajar banyak kejahatan. 29 Hendaklah menyuruh dia bekerja sebagaimana mestinya, dan kalau ia tidak menurut, beratkanlah rantainya. 30 Tetapi jangan melampaui batas terhadap siapapun, dan jangan berbuat apa-apa tanpa pertimbangan.

31 Jika engkau mempunyai seorang hamba, hendaknya ia seperti dirimu sendiri, sebab dengan darahmu sendiri telah kauperoleh. 32 Kalau ada seorang hamba padamu, hendaklah kauperlakukan seperti saudara, sebab ia kaubutuhkan seperti dirimu sendiri. 33 Kalau ia kauperlakukan dengan buruk, lalu ia melarikan dirinya; di mana gerangan akan kaucari? Jangan percaya pada mimpi

Teks Alkitab bersumber dari imankatolik.or.id. Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber.