1 Engkaukah yang dijadikan OM pemimpin perjamuan? Jangan meninggikan diri! Di kalangan tetamu jadilah seperti seorang di antara mereka. Layanilah mereka dahulu, kemudian barulah engkaupun boleh duduk juga. 2 Setelah semua kewajibanmu kaupenuhi barulah duduk di tempatmu, sehingga dapat bersuka hati karena mereka serta menerima mahkota sebagai pengganti urusanmu yang baik. 3 Berbicaralah, hai tua-tua, sebab memang sewajarnya, tetapi dengan pengetahuan yang saksama dan tanpa mengganggu musiknya. 4 Sementara sebuah lagu dibawakan jangan bertutur, dan jangan main bijak pada waktu yang tidak tepat. 5 Suatu meterai manikam pada perhiasan emas, demikianlah sebuah lagu dengan musiknya dalam pesta anggur.
6 Laksana meterai zamrud dalam rangka emas, demikianpun lagu bersama musiknya dengan air anggur yang manis. 7 Hai pemuda, berbicaralah hanya kalau sungguh perlu, karena orang bertanya dan paling-paling dua kali! 8 Hendaknya singkat dan katakanlah banyak dengan kata sedikit, dan hendaklah seperti orang yang tahu tapi pendiam. 9 Di tengah-tengah para pemuka jangan berlaku seolah-olah setara, dan manakala orang lain berbicara jangan berkelakar. 10 Halilintar mendahului guntur, dan kerelaan mendahului orang yang sopan.
11 Manakala tiba waktunya jangan menunda-nunda, pulanglah ke rumah dan janganlah berlambat-lambat. 12 Senangkanlah dirimu di sana dan berbuatlah sesuka hatimu, hanya jangan berdosa dengan kata yang congkak. 13 Tetapi terlebih pujilah Penciptamu, yang mengenyangkan dirimu dengan segala anugerah-Nya yang baik. 14 Barangsiapa takut akan Tuhan menerima siasat-Nya, dan orang yang pagi-pagi menghadap Dia mendapat karunia. 15 Barangsiapa asyik menelaah hukum Taurat akan dikenyangkan dengannya, tetapi orang munafik akan tersandung padanya.
16 Orang yang takut akan Tuhan akan menemukan paham tepat, lalu bagaikan cahaya menyinarkan kebajikannya. 17 Orang berdosa menolak teguran, dan akan menemui dalihnya untuk menuruti kehendak sendiri. 18 Jangan berbuat apapun tanpa timbang-menimbang, supaya setelah mengerjakan sesuatu jangan menyesal. 20 Jangan menempuh jalan yang jendal-jendul, nanti engkau tersandung karena batu-batunya. 21 Jangan merasa diri aman terhadap penyamun di jalan, 22 dan di lorong-lorongmu hendaklah berjaga.
23 Hendaklah waspada dalam segala pekerjaanmu, sebab demikianlah kaupenuhi segala perintah. 24 Barangsiapa percaya akan hukum Taurat pasti memperhatikan segala perintah, dan orang yang percaya pada Tuhan takkan ditimpa kerugian apapun.