KONSTURISASI TAMPILAN
Sedang
MENU UTAMA
← KEMBALI KE RINGKASAN

Yesus bin Sirakh

Bab 40 : 1-30

1 Suatu kesusahan besar telah Tt vF diciptakan untuk setiap manusia, dan semua anak Adam tertekan oleh kuk yang berat sejak mereka keluar dari rahim ibunya sampai kembali kepada ibu pertiwi. 2 Segala pikiran serta ketakutan hatinya ialah: ingatan akan apa yang datang, yaitu hari ajalnya. 3 Mulai dengan orang yang duduk di atas takhta yang mulia sampai dengan orang yang malang yang duduk dalam debu dan abu, 4 mulai dengan orang yang berpakaian ungu tua dan bermahkota sampai dengan yang kasar pakaiannya, semua kena amarah, iri hati, kemasygulan dan kecemasan, takut maut, geram dan perselisihan; 5 bahkan waktu beristirahat di pembaringannya tidur malam hanya mengubah angan-angan yang menyusahkan.

6 Orang hanya mendapat istirahat sedikit saja atau tidak sama sekali, dan kemudian sedang tidur ia dibingungkan seperti di siang hari oleh khayalan-khayalan hatinya seperti seseorang yang melarikan diri dari pertempuran. 7 Pada ketika diselamatkan ia terbangun, dan heranlah ia karena ketakutannya yang ternyata tidak apa-apa. 8 Segala makhluk, mulai derigan manusia sampai dengan ternak, dan segala orang berdosa bahkan tujuh kali lipat didatangi 9 kematian dan darah, perselisihan dan pedang, malapetaka, kelaparan, kesusahan dan bencana. 10 Semuanya itu diciptakan untuk kaumfasik, dan karena mereka itupun air bah telah datang.

11 Segala sesuatunya yang berasal dari bumi kembali ke bumi, dan apa yang berasal dari air berbalik ke laut. 12 Setiap suapan dan kelaliman akan dihapus, sedangkan kesetiaan akan tetap selama-lamanya. 13 Harta kaum durjana akan menjadi kering seperti batang air, dan menggeledek seperti mata petir dalam hujan lebat. 14 Orang yang murah hati akan bergembira kelak, dan demikianpun para pelanggar hukum lenyaplah akhirnya. 15 Taruk kaum fasik tidak akan banyak cabangnya dan akar-akar yang buruk akan menemui wadas keras.

16 Gelagah yang tumbuh di tepi setiap air dan sungai akan dicabut sebelum segala rumput. 17 Tetapi kebaikan hati adalah laksana taman penuh berkat, dan kedermawanan bertahan untuk selama-lamanya. 18 Manislah kehidupan bagi orang yang berdiri sendiri dan para pekerja, tetapi orang yang menemukan harta lebih baik dari pada kedua-duanya. 18 Segala sesuatunya yang dikehendaki-Nya terjadi atas perintah-Nya, dan tidak ada seorangpun dapat mencegah kuasa penyelamatan-Nya. 19 Keturunan dan mendirikan kota mengabadikan nama, tetapi isteri yang tak bercela dianggap lebih baik dari pada kedua-duanya. 20 Air anggur dan musik meriangkan hati, tetapi cinta kepada kebijaksanaan lebih baik dari pada kedua-duanya.

21 Sending dan celempung memperindah langgam, tetapi suara merdu lebih baik dari pada kedua-duanya. 22 Kemolekan dan kecantikan digemari mata, namun lebih dari pada kedua-duanya digemarinya rumput di ladang. 23 Sahabat dan teman hanya bertemu untuk sementara waktu saja, tetapi suami isteri lebih baik dari pada kedua-duanya. 24 Saudara-saudara dan pertolongan bermanfaat pada waktu kesukaran, tetapi kedermawanan meluputkan lebih baik dari pada kedua-duanya. 25 Emas dan perak menyangga kaki, tetapi nasehat yang baik lebih bernilai dari pada kedua-duanya.

26 Kekayaan dan kekuasaan menegakkan hati, tetapi ketakutan akan Tuhan lebih baik dari pada kedua-duanya. Manakala ada ketakutan akan Tuhan tidak ada lagi kekurangan apapun, dan di sampingnya tak perlu dicari pertolongan lain lagi. 27 Ketakutani akan Tuhan sebagai taman penuh berkah layaknya, dan melindungi manusia lebih baik dari kemuliaan manapun. 28 Anakku, janganlah hidup sebagai pengemis, lebih baiklah mati dari pada minta-minta. 29 Hidup seseorang yang mesti melirik kepada meja orang lain tidak dapat dikatakan hidup. la menodai dirinya dengan makanan orang lain. Orang yang berpengertian dan terdidik menjaga diri terhadapnya. 30 Memang dalam mulut orang biadab mengemis manis juga rasanya, tetapi di dalam batinnya dinyalakan api.

Teks Alkitab bersumber dari imankatolik.or.id. Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber.