KONSTURISASI TAMPILAN
Sedang
← KEMBALI KE RINGKASAN

Yesus bin Sirakh

Bab 4 : 1-31

1 Anakku, jangan enggan memberikan nafkah kepada orang miskin, dan jangan membuat orang papa rindu dendam. 2 Orang yang kelaparan jangan kausedihkan, dan janganlah memahitkan hati orang yang kekurangan. 3 Jangan keras terhadap orang yang pahit hatinya, dan jangan kautunda sedekah orang yang kekurangan. 4 Jangan kautolak permohonan orang yang susah dan jangan membelokkan wajahmu dari orang miskin. 5 Dari yang kekurangan jangan palingkan matamu, jangan memberi orang alasan untuk mengutuk dirimu.

6 Bila engkau dikutuk seseorang dalam duka nestapanya, niscaya permohonannya didengarkan oleh Penciptanya. 7 Buatlah dirimu disayangi oleh umat, dan rendahkanlah dirimu di depan pembesar. 8 Condongkanlah telinga kepada yang miskin, dan dengan ramah balaslah salamnya. 9 Selamatkanlah orang tertindas dari tangan penindasnya, dan jangan segan memberi keputusanmu. 10 Jadilah seperti seorang bapa bagi yatim piatu, dan sebagai suami bagi ibu mereka. Maka engkau laksana anak dari Yang Mahatinggi, lalu engkau akan dikasihi olehNya lebih dari pada oleh ibumu.

11 Kebijaksanaan meninggikan segala anaknya, dan orang yang mencarinya dihiraukannya. 12 Siapa yang mencintai kebijaksanaan mencintai kehidupan, dan barangsiapa pagi- pagi menghadapinya akan penuh sukacita. 13 Siapa yang berpaut padanya mewarisi kemuliaan, dan ia diberkati Tuhan di manapun ia berlangkah. 14 Barangsiapa melayani kebijaksanaan bergilir bakti kepada Yang Kudus, dan siapa mencintainya dicintai oleh Tuhan. 15 Siapa mendengarkannya akan memutuskan yang adil, dan aman sentosalah kediaman orang yang mengindahkannya.

16 Jika orang percaya pada kebijaksanaan, niscaya ia mewarisinya, dan keturunannya akan tetap memilikinya. 17 Boleh jadi ia dituntun kebijaksanaan di jalan yang berbelok- belok dahulu, sehingga didatangi ketakutan dan getaran; boleh jadi kebijaksanaan menyiksa dia dengan siasat sampai dapat percaya padanya, dan mengujinya dengan segala aturannya. 18 Tetapi kemudian kebijaksanaan kembali kepadanya dengan kebaikan yang menggembirakan, dan menyingkapkan kepadanya pelbagai rahasia. 19 Jika orang sampai menyimpang, maka dibuang oleh kebijaksanaan dan diserahkan kepada kebinasaan. 20 Perhatikanlah waktu tepat dan jagailah dirimu terhadap yang jahat, maka tak perlu engkau malu kelak karena dirimu sendiri.

21 Sebab ada malu yang mendatangkan dosa, tetapi juga ada malu yang merupakan kemuliaan dan kasih karunia. 22 Jangan pandang orang, sehingga engkau sendiri kerugian, dan jangan segani orang, sehingga menjadi keruntuhanmu sendiri. 23 Jangan menahan perkataan apabila dapat menyelamatkan, kebijaksanaanmu jangan kausembunyikan. 24 Sebab kebijaksanaan dikenal dalam bicara, dan pengajaran ternyata dari ucapan lidah. 25 Kebenaran jangan kautentang, tetapi hendaklah malu karena kebodohanmu.

26 Jangan malu- malu mengaku dosamu, dan arus sungai jangan kaulawan. 27 Jangan menyerahkan dirimu kepada orang bodoh, pun pula jangan memihak kepada orang yang berkuasa. 28 Berjuanglah mati- matian untuk kebenaran, maka Tuhan Allah akan berperang untukmu. 29 Jangan berani dengan lidahmu, sedangkan malas dan segan dalam perbuatanmu. 30 Jangan bagaikan singa dirumahmu, dan dahsyat di tengah- tengah isi rumahmu.

31 Tanganmu jangan terulur untuk menerima, dan untuk mengembalikan jangan terkatup.

Teks Alkitab bersumber dari imankatolik.or.id. Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber.