KONSTURISASI TAMPILAN
Sedang
MENU UTAMA
← KEMBALI KE RINGKASAN

Yesus bin Sirakh

Bab 37 : 1-31

1 Setiap kawan akan berkata: "Akujugaseorang kawan," tetapi ada beberapa kawan yang cuma namanya saja kawan. 2 Bukankah suatu kesedihan yang mematikan, kalau seorang kawan atau teman berubah menjadi musuh? 3 Celakalah pikiran yang buruk! Di mana gerangan diciptakan untuk meliputi permukaan bumi dengan penipuan? 4 Ada kawan yang menggunakan teman selama ia dalam kesukaan, tetapi di kala kesukaran berubah menjadi lawan. 5 Ada kawan yang membantu temannya untuk keuntungan sendiri, dan waktu menghadap pertempuran mengambil perisai.

6 Janganlah melupakan seorang kawan dalam perjuangan, dan manakala engkau kaya ia jangan lenyap dari ingatanmu. 7 Memang setiap penasehat memberikari nasehatnya, tetapi ada penasehat yang memberikan nasehat guna keuntungan sendiri. 8 Hendaklah waspada terhadap penasehat, dan selidikilah dahulu apa yang dibutuhkannya, - sebab boleh jadi ia memberikan nasehat demi kepentingan sendiri -kalau tidak nanti ia membuang undi yang merugikan dirimu. 9 la berkata kepadamu: "Memang tindakanmu bagus sekali, " kemudian ia berdiri jauh hendak melihat apakah yang menimpa dirimu. 10 Jangan berunding dengan orang yang iri hati kepadamu, dan sembunyikamlah rencana terhadap orang yang berdengki akan dikau.

11 Jangan berunding dengan perempuan tentang saingannya, atau dengan seorang penakut tentang perang, ataupun dengan pedagang mengenai jual beli, dan dengan seorang pembeli tentang belian; jangan pula berunding dengan orang yang iri hati tentang terima kasih, atau dengan seorang pemalas mengenai suatu pekerjaan, ataupun dengan buruh bermusim perihal menyelesaikan pekerjaan, atau dengan hamba yang malas tentang pekerjaan berat. Jangan percaya pada orang-orang macam itu dalam nasehat manapun. 12 Sebaliknya, hendaklah selalu menghadap orang yang bertakwa, yang setahumu menuruti segala perintah, yang hatinya serasi dengan hatimu sendiri, dan yang merasa kasihan kepadamu, sekiranya engkau gagal. 13 Lagipula kukuhkanlah nasehat hatimu sendiri, sebab tidak ada sesuatupun yang lebih setia kepadamu. 14 Sebab kerapkali dugaan hati lebih teliti dalam memberitahu dari pada tujuh peninjau yang berkawal di atas menara yang tinggi. 15 Tetapi terlebih berdoalah kepada Yang Mahatinggi, supaya tindakanmu dibimbing-Nya menurut kebenaran.

16 Pikiran merupakan permulaan segala pekerjaan dan pertimbangan mesti mendahului setiap perbuatan. 17 Akar rencana ialah hati. Sebagai tanda perubahan hati muncullah keempat bagian ini: 18 baik dan jahat, hidup dan mati, tetapi semua dikuasai oleh lidah. 19 Boleh jadi orang menjadi cerdik pandai dan guru bagi banyak orang lain, sedangkan bagi dirinya tidak berguna sedikitpun. 20 Boleh jadi orang pintar bicara namun dinistakan, dan akhirnya kekurangan segenap makanan.

21 Sebab Tuhan tidak memberikan kasih karunia-Nya, sehingga ia kekurangan kebijaksanaan. 22 Ada orang yang hanya bijaksana guna dirinya sendiri dan yang berkata bahwa hasil kebijaksanaannya dapat dipercaya. 23 Tetapi adajuga orang bijaksana yang mendidik bangsanya sendiri, dan yang hasil kebijaksanaannya terjamin adanya. 24 Orang yang bijak akan dilimpahi dengan pujian, dan dipuji bahagia oleh semua yang melihatnya. 25 Kehidupan manusia hanya beberapa hari saja lamanya, sedangkan jumlah hari Israel tidak terbilang.

26 Orang bijak mendapat kepercayaan di tengah-tengah bangsanya, dan namanya akan hidup untuk selama-lamanya. Penyakit dan Tabib 27 Anakku, periksalah dirimu mengenai cara hidupmu, perhatikanlah apa yang buruk bagimu, lalu jangan kaubiarkan terus. 28 Sebab tidak semua adalah baik bagi setiap orang, dan bukan setiap orang dapat menikmati segala-galanya. 29 Janganlah seperti seseorang yang tak terpuaskan dengan kenikmatan apapun, dan jangan pula melahap segala makanan. 30 Sebab makan banyak mehgakibatkan penyakit, dan gelojoh menyebabkan sakit perut.

31 Banyak orang mati karena rakus, sedangkan orang yang menjaga dirinya memperpanjang hidup.

Teks Alkitab bersumber dari imankatolik.or.id. Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber.