KONSTURISASI TAMPILAN
Sedang
MENU UTAMA
← KEMBALI KE RINGKASAN

Yesus bin Sirakh

Bab 30 : 1-25

1 Barangsiapa cinta kepada anaknya menyediakan cambuk baginya, supaya akhirnya ia mendapatkan sukacita karenanya. 2 Barangsiapa mendidik anaknya dengan tertib akan beruntung karenanya, dan di kalangan para kenalan boleh membanggakannya. 3 Orang yang mengajar anaknya menjadikan musuhnya iri hati dan di depan teman kawan dapat bersukaria karena dia. 4 Meskipun ayahnya meninggal, namun seolah-olah tidak mati, sebab gambarnya telah ditinggalkannya. 5 Selama masih hidup ia dapat memandang anaknya dengan sukacita, dan waktu meninggal tidak berdukacita.

6 la meninggalkan anaknya sebagai pembalas dendam kepada musuh, dan untuk teman kawan ditinggalkannya seseorang yang balas budi. 7 Barangsiapa memanja-manjakan anak membalut luka-lukanya sendiri, dan pada setiap teriakan gemetarlah batinnya. 8 Kuda yang tak dijinakkan menjadi degil, dan anak yang tak terkekang menjadi terlanjur-lanjur akhirnya. 9 Timanglah anak maka engkau akan dikejutkannya, berguraulah dengannya, niscaya engkau disedihkannya. 10 Jangan ketawa sama dia, agar engkau jangan sedih bersama dengannya, dan supaya jangan sampai mengeritkan gigi akhirnya.

11 Jangan ia kauberi kebebasan di masa mudanya, dan matamu jangan kaututup terhadap kebodohannya. 12 Tuhdukkanlah kuduknya di masa kecilnya, dan siksalah pinggangnya waktu masih kecil, kalau tidak ia menjadi degil dan tidak taat kepadamu. 13 Didiklah anakmu dengan tertib dan suruhlah ia kerja, supaya engkau jangan sakit hati karena keangkaraannya. 14 Lebih baiklah orang yang miskin tapi sehat lagi kuat dari pada orang kaya tapi yang badannya bersakit-sakit. 15 Sehat dan walafiat lebih baik dari segala emas, dan badan tegap lebih baik dari pada kemewahan yang tidak terukur.

16 Tiada kekayaan melebihi kesehatan badan, dan tiada kesukaan melebihi keriangan hati. 17 Lebih baik mati dari pada hidup yang pahit getir, dan lebih baiklah istirahat kekal dari pada sengsara tetap. 18 Seperti makanan enak-enak yang disajikan kepada mulut terkatup, demikianlah pesajian yang ditempatkan di atas kubur. 19 Apa gunanya pesajian bagi berhala, yang tidak memakannya atau menghirup? DemikianpUn halnya seseorang yang dikejar oleh Tuhan. 20 la memandang dengan matanya lalu mengeluh, sama seperti seorang kebiri yang memeluk seorang gadis lalu mengeluh.

21 Jangan menyerahkan diri kepada kesedihan, dan jangan pula menyiksa dirimu dengan disengaja. 22 Keriangan hati merupakan kehidupan bagi manusia, dan umur hidupnya diperpanjang oleh sukacitanya. 23 Legakanlah dadamu dan hiburkanlah hatimu, dan jauhkanlah segala kemasygulan. Sebab banyak orang sudah dibinasakan oleh kesedihannya, dan kesedihan hati tidak ada gunanya. 24 Iri hati dan sakit hati memperpendek hidup, dan kesusahan membuat orang menjadi tua sebelum waktunya. 25 Hati yang riang dengan girang makannya, dan makanannya selamat baginya.

Teks Alkitab bersumber dari imankatolik.or.id. Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber.