KONSTURISASI TAMPILAN
Sedang
MENU UTAMA
← KEMBALI KE RINGKASAN

Yesus bin Sirakh

Bab 14 : 1-27

1 Berbahagialah orang yang tidak terpeleset dengan mulutnya, dan tidak digelisahkan oleh sesal atas dosa-dosanya. 2 Berbahagialah orang yang tidak ditegur oleh hatinya sendiri, dan tidak kehilangan kepercayaannya. 3 Kekayaan tidak serasi dengan orang yang lokek, dan bagi orang kikir apa faedahnya segala harta bendanya? 4 Barangsiapa yang mengumpulkan dengan merugikan dirinya, ia menimbun bagi orang lain, dan orang luar akan hidup mewah dengan harta bendanya. 5 Seseorang yang keras terhadap dirinya sendiri, terhadap siapakah ia baik hati, ia malah tidak sampai menikmati harta miliknya sendiri!

6 Tidak ada seorangpun yang lebih buruk dari pada yang iri kepada dirinya. Itulah ganjaran kejahatannya sendiri! 7 Kalau ia berbuat baik, niscaya ia berbuat tidak dengan sengaja, tapi akhirnya menyatakan kejahatannya. 8 Buruklah orang yang matanya mengiri, yang memaling mukanya dan memandang rendah orang lain. 9 Mata orang serakah tidak puas dengan miliknya sendiri, dan mata duitan menyusutkan manusia. 10 Mata orang yang kikir menghemat makanan, maka kekurangan ada di atas mejanya.

11 Anakku, apabila ada milik hendaklah baik memelihara dirimu, tetapi juga sampaikanlah persembahan yang patut kepada Tuhan. 12 Ingatlah bahwa maut tidak berayal-ayalan dan penetapan dunia orang mati tidak ditunjukkan kepadamu. 13 Sebelum meninggal berbuatlah baik kepada sahabat, ulurkanlah tangan dan berikanlah kepadanya menurut kemampuanmu. 14 Kebahagiaan sekarang jangan kautolak dari dirimu sendiri dan jangan melewatkan bagian kebahagiaan yang diinginkan. 15 Tidakkah hasil jerih lelahmu mesti kautinggalkan kepada orang lain, dan hasil jerih payahmu dibagikan dengan undian?

16 Hendaklah memberi dan menerima serta bersenang-senang, sebab di dalam dunia orang mati orang tidak dapat lagi mencari hidup senang. 17 Segala makhluk menjadi tua seperti baju, dan ada penetapan kekal, yakni: Orang mesti mati! 18 Sama seperti daun yang tumbuh pada pohon yang rindang: ada yang rontok ada yang tumbuh, demikianpun halnya bangsa yang berdarah daging: yang satu mati dan yang lain lahir. 19 Semua pekerjaan yang fana jatuh binasa, dan bersama dengannya lenyaplah yang mengerjakannya. 20 Berbahagialah orang yang merenungkan kebijaksanaan serta menimbang-nimbang dengan pengertian.

21 Barangsiapa yang dalam hati memikirkan jalan-jalan kebijaksanaan merenungkan pula segala rahasianya. 22 Kejarlah kebijaksanaan seperti seorang pemburu, dan pasanglah pengadangan di jalan-jalannya. 23 Barangsiapa mengintip melalui jendela-jendelanya mendengarkan pula pada pintu-pintunya. 24 Barangsiapa memasang kediamannya dekat pada rumah kebijaksanaan menancapkan pula pasak kemahnya di dalam dinding-dindingnya; 25 ia membentangkan kemahnya di sisinya dan berkemah di tempat yang baik; 26 semua anaknya ditempatkannya di bawah perlindungannya dan diam di bawah dedaunannya; 27 maka ia terlindung olehnya terhadap panas terik, dan diam di dalam kemuliaannya.

Teks Alkitab bersumber dari imankatolik.or.id. Diperkenankan untuk mengutip sebagian atau seluruhnya isi materi dengan mencantumkan sumber.